Universitas Respati Indonesia dan Kemenpora Ingin Penuhi Potensi Wirausaha di Bidang Medis

Universitas Respati Indonesia dan Kemenpora Ingin Penuhi Potensi Wirausaha di Bidang Medis

Universitas Respati Indonesia dan Kemenpora Ingin Penuhi Potensi Wirausaha di Bidang Medis

Universitas Respati Indonesia dan Kemenpora Ingin Penuhi Potensi Wirausaha di Bidang Medis
Universitas Respati Indonesia dan Kemenpora Ingin Penuhi Potensi Wirausaha di Bidang Medis

Kemenpora melanjutkan programnya untuk membangkitkan jiwa wirausaha pada pemuda Indonesia

dengan menggalang kerjasama dengan berbagai universitas di Jabodetabek.

Pada kali ini Kementerian Pemuda dan Olahraga menyelenggarakan kuliah umum bersama Universitas Respati Indonesia dalam acara yang berjudul “Kuliah Kewirausahaan Pemuda: Peluang dan Tantangan Usaha Generasi Milenial.”

Acara tersebut diselenggarakan di Mall Tamini Square, Jakarta Timur, dengan mahasiswa

yang terdaftar sekitar 230 orang. Seluruh mahasiswa yang terdaftar akan mendapatkan sertifikat dengan nilai 6 sks yang nantinya akan menjadi sertifikat pendamping ijazah.

Selain itu mahasiswa yang terpilih akan berkesempatan mendapatkan akses permodalan dari Kemenpora.

Acara tersebut dibuka dengan sambutan dari Rektor Tina Rosa, sebagai ketua panitia. Acara berlanjut dengan materi kewirausahaan pemuda yang diberikan oleh Deputi Kemenpora, Dr. Asrorun Ni’am Sholeh, yang menyampaikan bahwa menjadi wirausaha tidak hanya terbatas oleh perdagangan, namun juga bisa meliputi penyediaan jasa. Beliau berlanjut menjelaskan bahwa masih luas peluang wirausaha bagi dokter dan perawat di Indonesia.

Materi kuliah ini dilengkapi juga dengan perwakilan dari pihak Astra, sebagai sponsor utama, dan juga Drs

. Imam Gunawan, MAP (Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda Kemenpora).

Pada inti dari kuliah kewirausahaan pemuda ini, Universitas Respati Indonesia menghadirkan pembicara-pembicara yang sukses berwirausaha sejak muda. Sandi Willy, CEO belanjaqu.com dan Yossa Setiadi, dari Entrepreneurship, membagikan pengalamannya sebagai wirausahawan.

“Menjadi wirausaha yang sukses akan selalu ada tantangannya, dan sebagai mahasiswa kita tidak boleh gampang menyerah,” jelas Sandi.

Kuliah Kewirausahaan Pemuda ini dilaksanakan atas kerjasama dengan Kemenpora, Astra, Gen FM, dan Toko Buku Gunung Agung.

 

Baca Juga :