Tradisi Bom-Boman, Perkelahian Gladiator Ala Anak Muda Yang Memakan Korban

Tradisi Bom-Boman, Perkelahian Gladiator Ala Anak Muda Yang Memakan Korban

Tradisi Bom-Boman, Perkelahian Gladiator Ala Anak Muda Yang Memakan Korban

Tradisi Bom-Boman, Perkelahian Gladiator Ala Anak Muda Yang Memakan Korban
Tradisi Bom-Boman, Perkelahian Gladiator Ala Anak Muda Yang Memakan Korban

Pertarungan Gladiator adalah pertarungan bersenjata yang dilakukan pada jaman Kekaisaran Romawi yang bertujuan untuk hiburan untuk para Bangsa Romawi kuno. Pertarungan Gladiator ini dilakukan dengan cara kejam yang pada saat pertarungan tidak ada aturan yang membuat petarung bebas bertarung sampai ada salahsatu petarung yang tidak bisa bertarung, bahkan paling buruk ada yang sampai kehilangan nyawanya.

Tapi bagaimana jika pertarungan Gladiator ini ternyata ada di Indonesia?, pertarungan serupa ini memang ada di Indonesia dan mirisnya dilakukan oleh pelajar di tanah air.

  • Bom-boman, pertarungan gladiator di Indonesia

Pertarungan berdarah ini dikenal dengan nama Bom-Boman, tradisi ini sering dilakukan oleh pelajar kita dan tradisi ini tumbuh dengan subur tanpa sepengatuan dari pihak sekolah. Bahkan waktu ini ada salahsatu pelajar yang diketahui tewas karena tradisi Bom-Bom tersebut.

Berikut saya berikan beberapa ulasan tentang tradisi Bom-Boman tersebut yang sampai merenggut nyawa seorang pelajar.

  •     Tradisi Bom-boman terjadi disaat adanya pertadingan basket

Entah sejak kapan awal mulanya tradisi ini dilakukan antar pelajar di dua seklah di Bogor, tapi setiap adanya pertandingan basket pasti tradisi ini akan dilakukan. Pada saat pertandingan basket sudah selesai dilakukan para siswa laki-laki akan berkumpul untuk melaksanakan pertarungan Bom-Boman tersebut.

Diketahui tradisi ini sudah ada spada tahun 2000 sampai saat ini. Bahkan dari pihak sekolah mengatakan bahwa tidak pernah mengetahui tradisi ini hingga akhirnya terkuak ada seorang pelajar yang tewas kerena tradisi ini yang sampai terkuak kepada publik.

  •     Pertarungan yang terorganisir

Pertarungan Bom-Boman ini sangatlah terorganisir, diketahui setiap akan melakukan tradisi tersebut para senior akan ikut mengambil andil dalam pelaksanaan tradisi tersebut. Sistem yang dilakukan adalah dengan mengkoordinir dan dipersiapkan oleh alumni yang sudah lulus, kemudian akan di informasikan ke kelas tiga.

Baru setelah itu senior dikelas tiga akan mencari salahsatu petarung dari kelas dibawah mereka, yang lebih umum adalah memilih adik kelas yang masih duduk di kelas satu. Ketika sudah disepakati oleh kedua belah pihak maka sang petarung akan dibawa ke tanah lapang yang sepi. Penonton yang ada disana umumnya adalah dari kalangan mereka sendiri.

  •     Pertarungan yang sudah memakan korban

Pertarungan yang mirip dengan Gladiator ini memang sudah memakan korban yang berasal dari Bogor yang bernama Hilarius Cristioan Event Raharjo. Siswa ini disuruh bertarung dengan pelajar dari sekolah lain sampai merenggut nyawanya sendiri dan yang miris adalah dari pihak penonton malah asik menonton dan menjadikan hal tersebut sebagai sebuah hiburan semata.

Nyawa dari Hilarius Cristioan Event Raharjo akhirnya melayang demi melakukan tradisi berdarah tersebut yang entah bertujuan untuk apa.

  •     Tetap dilakukan dari dulu hingga sekarang

Hilarius Cristioan Event Raharjo cuman salahsatu dari sekian nama yang pernah melakukan petarungan Bom-Boman tersebut. Diluaran sana memang masih banyak para pelajar yang pernah melakukan hal tersebut,mungkin dengan mereka melakukan hal ini mereka lebih terlihat lebih jantan pada lingkungan teman-temannya.

Untuk kalian yang masih penasaran kalian bisa melihat disitus jejaring sosial Youtube, disana banyak sekali orang yang mengunggah video Bom-boman tersebut. Tapi jangan sampai kalian atau anak muda mengulangi hal menyedihkan seperti itu, sayang kan dengan nyawa kalian “Mati iya, orang tua nangis iya, terus apa manfaatnya?”

Semoga dengan adanya berita yang sudah viral tersebut tidak lagi terulang, dan untuk kalian para pembaca semoga bisa menuntun adik-adik pelajar aga tidak melakukan hal yang merugikan tersebut.

Sekian tulisan yang saya bagikan, tulisan yang berjudul Tradisi Bom-Boman, Perkelahian Gladiator Ala Anak Muda Yang Memakan Korban ini bukan untuk mendukung tapi agar manjadi cerminan buat generasi muda bagaimana lemahnya pengawasn dari orang tua dan sekolah.

Baca juga artikel: