Struktur Bumi

Struktur Bumi

3.1.1  Litosfer

Lithos (batu-batuan) sesuai dengan kulit bumi yang terdiri dari batu-batuan sehingga disebut lithosfer. Batu-batuan disini artinya lain dengan istilah batu yang kita kenal, batu mempunyai pengertian umum kompak (compact), padat sedangkan dalam ilmu bumi alam tanah gembur, pasir, tanah liat ataupun abu disebut batuan.

Kulit bumi terdiri dari unsur-unsur kimia seperti: oksigen, zak asam, silium, aluminium dan besi. Menurut terjadinya, batuan kulit bumi ada tiga macam:

  1. Batuan beku, terjadi dari magma yang telah membeku karena pendinginan
  2. Batuan endapan atau batuan sedimen, terjadi karena diendapkan oleh air, angina dan es.
  3. Batuan metamorf, batuan yang berubah wujud serta sifatnya disebabkan oleh suhu tinggi, tekanan besar dan waktu yang lama.

Terdapat salah satu teori yang menjelaskan tentang terbentuknya bumi, biasa dikenal dengan sebutan teori kabut atau teori nebula. Para ahli telah memperkirakan bahwa ada kaitan antara perkembangan lapisan kerak bumi dengan perkembangan makhluk hidup.

Di dalam litosfer terdapat lebih dari 2000 mineral dan hanya 20 mineral yang terdapat dalam batuan. Mineral pembentuk batuan yang penting, yaitu Kuarsa (Si02), Feldspar, Piroksen, Mika Putih (K-Al-Silikat), Biotit atau Mika Cokelat (K-Fe-Al-Silikat), Amphibol, Khlorit, Kalsit (CaC03), Dolomit (CaMgCOT3), Olivin (Mg, Fe), Bijih Besi Hematit (Fe2O3), Magnetik (Fe3O2), dan Limonit (Fe3OH2O). Selain itu, litosfer juga terdiri atas dua bagian, yaitu lapisan Sial dan lapisan Sima. Lapisan Sial yaitu lapisan kulit Bumi yang tersusun atas logam silisium dan alumunium, senyawanya dalam bentuk SiO2 dan Al2O3. Pada lapisan sial (silisium dan alumunium) ini antara lain terdapat batuan sedimen, granit, andesit, jenis-jenis batuan metamorf, dan batuan lain yang terdapat di daratan benua. Lapisan Sima (silisium magnesium) yaitu lapisan kulit Bumi yang tersusun oleh logam silisium dan magnesium dalam bentuk senyawa SiO2 dan MgO lapisan ini mempunyai berat jenis yang lebih besar daripada lapisan sial karena mengandung besi dan magnesium yaitu mineral ferro magnesium dan batuan basalt. Batuan pembentuk kulit Bumi selalu mengalami siklus atau daur, yaitu batuan mengalami perubahan wujud dari magma, batuan beku, batuan sedimen, batuan malihan, dan kembali lagi menjadi magma.

3.1.2  Hidrosfer

Hidrosfer berasal dari bahasa Yunani hydro berarti air dan sphairra bola atau bulatan, bila diterjemahkan secara bebas berarti semua air yang terdapat di bola bumi kita ini.

Berdasarkan pengamatan dan kenyataan air selalu berusaha menempati daratan da nada yang menempati laut atau lautan. Air yang ada didaratan dinyatakan sebagai air sungai, air danau, sedangkan air yang menempati lautan disebut air laut.

Berdasarkan pengamatan dan kenyataan air selalu berusaha menempati bagian terendah permukaan bumi dan juga air menutupi 70% luas permukaan bumi sedangkan daratan hanya 30% (perairan:daratan = 7:3). Apabila kita memperhatikan globe (tiruan bumi) akan nampak bumi dominan berwarna biru yang artinya sebagian besar bumi terisi oleh air

OS-POS TERBARU