STRATEGI PENETAPAN HARGA PRODUK BARU

  STRATEGI PENETAPAN HARGA PRODUK BARU

–          Harga yang ditetapkan atas suatu produk baru harus dapat memberikan pengaruh yang baik bagi pertumbuhan pasar.

–          Selain itu juga sedapat mungkin mencegah timbulnya persaingan sengit .

–          Pada hakikatnya ada dua strategi pokok dalam menetapkan harga produk baru, yaitu skimming pricing dan penetration pricing.

Skimming Pricing

–        Strategi ini merupakan strategi yang menetapkan harga tinggi pada suatu produk baru.

–        Biasanya strategi ini dilengkapi dengan aktivitas promosi yang gencar.

–        Produk-produk yang harganya ditetapkan dengan strategi ini, diantaranya produk-produk yang berkaitan dengan teknologi baru (seperti stereo set, telpon selular, perangkat keras computer, dan lain-lain).

Tujuan strategi ini pada dasarnya adalah:

  1. Untuk melayani para pelanggan yang tidak terlalau sensitive terhadap harga, selagi persaingan belum ada.
  2. Untuk menutup biaya-biaya promosi dan riset dan pengembangan secepat mungkin melalui marjin yang besar.
  3. Untuk membatasi permintaan hingga tingkat yang tidak melampaui kapasitas produksi perusahaan.
  4. Untuk berjaga-jaga terhadap kemungkinan terjadinya kekeliruan dalam penetapan harga, karena akan jauh lebih mudah untuk menurunkan harga awal yang dirasakan konsumen terlampau mahal daripada menaikan harga awal yang terlalu murah agar dapat menutup semua biaya yag dikeluarkan.

Skimming pricing ccocok digunakan dalam situasi sebagai berikut:

  1. Produk baru memiliki karakteristik unik/khas yang sangat diharapkan /disukai konsumen dan tidak ada atau hanya sedikit tersedia produk substitusi.
  2. Cukup banyak pelanggan yang bersedia untuk membeli produk pada tingkat harga awal yang tinggi. Biasanya pelanggan yang termasuk kategori ini adalah mereka yang berpenghasilan tinggi dan suka mengikuti trend.
  3. Sifat permintaan yang dihadapi tidak pasti.
  4. Perusahaan telah mengeluarkan dana sangat besar untuk riset dan pengembangan suatu produk baru.
  5. Harga awal yang tinggi tersebut tidak akan menjadi daya tarik bagi masuknya para pesaing. Disamping itu ada hambatan masuk bagi pesaing,misalnya berupa hak paten.
  6. Pelanggan menginterpretasikan harga tinggi sebagai indicator kualitas yang tinggi.
  7. Bila produk baru yang dihasilkan sangat inovatif sehingga pasar diperkirakan memerlukan waktu lama sebelum memasuki tahap kedewasaan dalam PLC.

Penetration Pricing

¨      Dalam strategi ini harga ditetapkan relatif rendah pada tahap awal product life cycle (PLC).

¨      Tujuannya adalah agar dapat meraih pangsa pasar yang besar dan sekaligus menghalangi masuknya para pesaing.

¨      Dengan harga yang rendah,maka perusahaan dapat pula mengupayakan tercapainya skala ekonomis dan menurunya biaya per unit.

¨      Stategi ini memiliki perspektif jangka panjang,dimana laba jangka pendek dikorbankan demi tercapainya keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.

¨      Ada beberapa situasi yang sesuai dengan penerapan stategi ini,di antaranya:

  1. Produk yang dihasilkan memiliki daya tarik tertentu bagi pasar.
  2. Banyak segmen pasar yang sensitive terhadap harag.
  3. harga awal yang rendah mengurangi minat pesaing untuk memasuki pasar.
  4. Biaya produksi per unit dan biaya pemasaran menurun drastic seiring dengan meningkatkan volume produksi.

baca juga :