Social Media

Social Media

  1. Hukum tiga tahap

Hukum ini adalah hukum perkembangan intelegensi manusia. Hukum  ini membagi masyarakat membagi dalam tiga tahapan yaitu teologis, metafisis, dan ilmiah (positivisme) dan di dalam tahapan ini masing-masing terdapat bagian sub ordinari yang pertama teologis dibagi menjadi tiga yaitu fetishism, polytheism, dan monoteism. Ketiga tingkatan ini merupakan dasar teori yang dikembangkan oleh Auguste Comte.

  1. Hukum hirarki ilmu

Hukum kedua dari sosial dinamis adalah hierarki dari ilmu pengetahuan dimana dalam pemikiran ini tidak selalu bersifat positive, seringkali masih ada pemikiran teologis.

  1. Hukum korelasi kegiatan praktis

Comte mengemukakan ada hubungan yang bersifat natural antara cara berfikir teologis dan militerisme. Menurut pemikirannnya teologis mendorong timbulnay usaha untuk menjawab semua persoalan melalui kekuatan.

  1. Hukum korelasi perasaan

Dalam hukum ini masyarakat hanya dipersatukan oleh feeling (perasaan), korelasinya antara perkembangan pemikiran manusia dengan perkembangan daripada perkembangan sosial sentiment. Dalam tahapan ini hanya terabatas dalam suatu masyarakat local atau suatu city state. Sosial sentiment berkembang secara meluas seiring dengan perkembangan agama Kristen.

  1. Social Statis

Dalam hal ini, Comte bermaksud mengenai teori tertib dasar masyarakat. Sebagaimana disebut diatas membagi Sosiologi kedalam dua bagian yang memiliki kedudukan yang tidak sama, sekalipun sosial statis merupakan bagian yang lebih elementer dalam sosiologi. Tetapi kedudukannya tidak begitu penting disbanding dengan sosial dinamis. Fungsi sosial statis untuk mencari hukum-hukum dari bagian didalam suatu sistem sosial.

sumber :
https://promo-honda.id/seva-mobil-bekas/