Satwa Tercepat Lari dari Kepunahan

Satwa Tercepat Lari dari Kepunahan

Satwa Tercepat Lari dari Kepunahan

Satwa Tercepat Lari dari Kepunahan
Satwa Tercepat Lari dari Kepunahan

MENJADI hewan tercepat di dunia merupakan kebanggaan bagi cheetah. Pasalnya, karunia Tuhan itu dapat dimanfaatkannya, baik untuk berburu mangsa maupun kabur dari kawanan predator.

Meskipun mampu berlari cepat, mamalia bercorak tutul-tutul itu tidak bisa lari dari ancaman kepunahan. Berdasarkan daftar merah spesies yang terancam versi International Union for Conservation of Nature (IUCN), populasi cheetah beralih dari rentan (vulnerable) menjadi terancam punah (endangered). Berdasarkan laporan studi yang dilansir pekan ini, para pemerhati dan peneliti hewan itu kini secara tegas mendesak seluruh komponen membantu menyelamatkan satwa tercepat di daratan tersebut.

Berdasarkan data gabungan peneliti dari Zoological Society of London

(ZSL), Wildlife Conservation Society (WCS), dan LSM konservasi spesies kucing liar, Panthera, diperkirakan ada sekitar 100 ribu cheetah pada awal abad ke-20. Di beberapa wilayah jumlahnya turun signifikan, misalnya di Zimbabwe turun lebih dari 85% dalam 16 tahun. Selain itu, sekitar 50% cheetah hidup sendiri di Iran.

Studi yang dipublikasikan Proceedings of the National Academy of Sciences

(PNAS) juga memperkirakan ada 7.100 atau 9% bayi dan anak cheetah di seluruh dunia yang tersebar di alam liar.

Perubahan status itu akibat beberapa faktor, yaitu perburuan mangsa yang menjadi rantai makanannya oleh manusia, kurang hingga hilangnya habitat mereka, perdagangan ilegal organ, dan perdagangan secara ilegal dengan fungsi sebagai hewan peliharaan. Studi itu menemukan 77% dari habitat satwa yang tersisa berada di luar area yang dilindungi atau rentan dengan gangguan manusia.

Sarah Durant, penulis utama laporan studi, berdasarkan hasil penelitian,

mengatakan ancaman utama kepunahan satwa ini ialah keterbatasan ruang hidup mereka. Spesies kucing liar tersebut sulit dipahami, dan sangat sulit pula untuk mengumpulkan informasi tentang kemerosotan populasinya. Dalam mencari mangsanya saja, cheetah perlu melakukan perjalanan secara luas, diperkirakan mencapai 3.000 kilometer persegi dari sarangnya. Menurutnya, cara yang terbaik ialah memberikan satwa itu ruang yang luas untuk hidup dalam tatanan konservasi.

 

sumber :

https://gumroad.com/gurupendidikan/p/zombie-rush-apk