Puasa yang diwajibkan

Puasa yang diwajibkan

Puasa yang diwajibkan

Puasa yang diwajibkan

Puasa banyak macamanya

ada puasa wajib, sunnah, haram dan puasa makruh.

Puasa diwajibkan ada tiga macam yaitu:

  1. Puasa yang diwajibkan oleh Allah secara umum ( puasa bulan Ramadahan).
  2. Puasa yang diwajibkan oleh Allah karena seseorang melanggar ketentuan Allah, puasa seperti ini disebut puasa kafarat ( pengganti), puasa kafarat ini diantaranya adalah:

1)     Kafarat puasa dua bulan berturut-turut bagi orang yang membunuh orang non mulimyang punya perjanjian damai dengan umat islam setelah dia tidak mendapatkan budak mukmin, sebagaimana disebut dalam firman Allah:

$tBur šc%x. ?`ÏB÷sßJÏ9 br& Ÿ@çFø)tƒ $·ZÏB÷sãB žwÎ)$\«sÜyz 4 `tBur Ÿ@tFs% $·YÏB÷sãB $\«sÜyz ãƒÌóstGsù7pt7s%u‘ 7poYÏB÷s•B ×ptƒÏŠur îpyJ¯=|¡•B #’n<Î)ÿ¾Ï&Î#÷dr& HwÎ) br& (#qè%£‰¢Átƒ 4 bÎ*sù šc%x.`ÏB BQöqs% 5ir߉tã öNä3©9 uqèdur ÑÆÏB÷sãB㍃̍óstGsù 7pt6s%u‘ 7poYÏB÷s•B ( bÎ)ur šc%Ÿ2 `ÏB¤Qöqs% öNà6oY÷t/ OßgoY÷t/ur ×,»sV‹ÏiB ×ptƒÏ‰sùîpyJ¯=|¡•B #’n<Î) ¾Ï&Î#÷dr& ãƒÌøtrBur 7pt6s%u‘7poYÏB÷s•B ( `yJsù öN©9 ô‰Éftƒ ãP$u‹ÅÁsùÈûøïtôgx© Èû÷üyèÎ/$tFtFãB Zpt/öqs? z`ÏiB «!$# 3šc%x.ur ª!$# $¸JŠÎ=tã $VJŠÅ6ym ÇÒËÈ

  1. dan tidak layak bagi seorang mukmin membunuh seorang mukmin (yang lain), kecuali karena tersalah (tidak sengaja)[334], dan Barangsiapa membunuh seorang mukmin karena tersalah (hendaklah) ia memerdekakan seorang hamba sahaya yang beriman serta membayar diat[335] yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh itu), kecuali jika mereka (keluarga terbunuh) bersedekah[336]. jika ia (si terbunuh) dari kaum (kafir) yang ada Perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu, Maka (hendaklah si pembunuh) membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh) serta memerdekakan hamba sahaya yang beriman. Barangsiapa yang tidak memperolehnya[337], Maka hendaklah ia (si pembunuh) berpuasa dua bulan berturut-turut untuk penerimaan taubat dari pada Allah. dan adalah Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana.

2)     Kafarat puasa dua bulan berturut-turut bagi suami yang menzihari istrinya.

  1. Puasa yang tidak disyariatkan dan tetapi harus dilaksanakan orang-orang tertentu ( nazar).

Baca Juga :