PORTER FIVE FORCES ANALYSIS CORPORATE

 PORTER FIVE FORCES ANALYSIS CORPORATE

Analisis lima kekuatan porter perusahaan adalah suatu kerangka kerja untuk analisis industri dan pengembangan strategi bisnis yang dikembangkan oleh michael porter dari sekolah bisnis universitas putera batam  pada tahun 2004. Menurutnya ada lima kekuatan yang menentukan intensitas persaingan dalam suatu industri, yaitu :

  1. Ancaman produk pengganti,
  2. Ancaman pesaing,
  3. Ancaman pendatang baru,
  4. Daya tawar pemasok,
  5. Daya tawar konsumen. Analisis ini biasanya dilakukan dengan kombinasi dengan analisis

v  Analysis Five Force

  1. Persaingan antar perusahaan sejenis

Menurut david (2009, ) strategi yang dijalankan oleh sebuah perusahaan dapat berhasil hanya sejauh ia menghasilkan keunggulan kompetitif atas strategi yang dijalankan perusahaan pesaing. Intensitas persaingan antar perusahaan saingan cenderung meningkat ketika jumlah pesaing bertambah, ketika pesaing lebih setara dalam hal ukuran dan kapabilitas, dan ketika permintaan akan produk industry itu menurun. Persaingan juga meningkat manakala konsumen dapat beralih merk dengan mudah, ketika hambatan untuk meninggalkan pasar tinggi, dimana biaya tetap tinggi, serta ketika perusahaan pesaing beragam dalam hal strategi, asal-usul, dan budaya.

  1. Ancaman pendatang baru

Menurut pearce dan robinson (2008, p125) pendatang baru akan membawa kapasitas baru, keinginan untuk merebut pangsa pasar, dan sering kali sumber daya yang substansial. Jika hambatan terhadap masuknya pendatang baru cukup tinggi dan pendatang baru mengharapkan adanya tindakan balasan yang tajam dari pesain yang ada, maka pendatang baru tersebut mungkin tidak akan membawa ancaman serius ketika masuk.

Terdapat enam sumber utama terhadap masuknya pendatang baru:

  1.      Skala ekonomi
  2.      Diferensiasi produk/jasa
  3.      Persyaratan modal
  4.      Kerugian biaya yang tidak dipengaruhi oleh ukuran perusahaan
  5.      Akses terhadap saluran distribusi

baca jgua :