Pimpin Raker Evaluasi Progres RSUD

Pimpin Raker Evaluasi Progres RSUD

Pimpin Raker Evaluasi Progres RSUD

 

Pimpin Raker Evaluasi Progres RSUD

Plt. Wali Kota Bogor Usmar Hariman

Plt. Wali Kota Bogor Usmar Hariman menegaskan hal yang terpenting dalam rapat kerja (raker) terkait Evaluasi dan Progres Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor adalah bagaimana mengkomunikasikan antara dewan pengawas dengan direksi RSUD Kota Bogor.

“Jika sudah terjadi fungsi-fungsi sinergitas, transparansi, efektivitas dan efisien dalam pengelolaan, saya rasa semua persoalan bisa diatasi, tidak perlu mengambil keputusan dari kepala daerah. Ini juga berlaku untuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) lainnya,” ujar Usmar saat memimpin raker RSUD Kota Bogor di ruang Paseban Narayana, Balaikota Bogor, Kamis (05/04/2018).

Menurut Usmar

Dewan Pengawas RSUD Kota Bogor merupakan kepanjangan tangan pemerintah dalam hal ini kepala daerah. Karena itu menjadi penting sinergitas keduanya, masing-masing pihak mengetahui dan paham kapan waktu yang tepat untuk saling memberi masukkan maupun dukungan demi peningkatan yang lebih baik.

”Maka mekanisme apapun yang keluar harus disetujui kepala daerah melalui dewan pengawas, demikian halnya dengan pengeluaran dalam rencana strategi (renstra) rumah sakit,” katanya.

Terkait hasil audit laporan keuangan RSUD Kota Bogor yang dilakukan Kantor Akuntan Publik Krisnawan, Nugroho dan Fahmy Usmar menyampaikan apresiasinya.

“Hasil audit WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) yang didapat bisa menjadi bagian audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),” ujarnya.

Dirut RSUD Kota Bogor

Sementara itu Dirut RSUD Kota Bogor dr. Dewi Basmala menambahkan penilaian yang dilakukan Kantor Akuntan Publik Krisnawan, Nugroho dan Fahmy didasari dua hal, yaitu aspek pelayan medis dan aspek keuangan.

“Hasil audit yang diberikan bukan untuk prestise tetapi untuk melihat pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD )yang dilaksanakan, apakah sudah sesuai ketentuan yang ada atau tidak dan ini melengkapi aspek pelayanan medis RSUD Kota Bogor terkait akreditasi paripurna,” katanya.

RSUD Kota Bogor Rubaeah

Turut hadir Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Bogor Amik Herwidyastuti, dewan pengawas RSUD Kota Bogor Rubaeah yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor dan Kepala BPKAD Kota Bogor, Anngaereni Iswara.

 

Artikel terkait: