Pengertian Sosiologi Kependudukan

 Pengertian Sosiologi Kependudukan

Penduduk adalah orang-orang yang menempati suatu wilayah yang terikat oleh peraturan yang berlaku di wilayah tersebut dan berinteraksi satu sama lain tanpa mengenal adanya perbedaan. Dalam sosiologi, penduduk adalah kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu. Seseorang yang diakui sebagai penduduk Indonesia harus mempunyai Kartu Tanda Penduduk yang biasa kita sebut adalah KTP. Seseorang yang tidak mempunyai KTP tidak diakui sebagai penduduk Indonesia. Seseorang yang dikatakan sebagai penduduk mau tak mau harus mematuh dan mengkuti peraturan atau hukum yang berlaku di wilayah tersebut.

Menurut Paul B. Horton & C. Hunt masyarakat merupakan kumpulan manusia yang relatif mandiri, hidup bersama-sama dalam waktu yang cukup lama, tinggal di suatu wilayah tertentu, mempunyai kebudayaan sama serta melakukan sebagian besar kegiatan di dalam kelompok / kumpulan manusia tersebut.

Menurut Saya Masyarakat adalah orang-orang yang berkumpul dan berinteraksi yang dapat menghasilkan suatu kebudayaan di wilayah yang ditempatinya. Suatu masyarakat
Faktor-faktor Mayarakat dan Unsur Masyarakat sebagai berikut :

      Anggota masyarakat beranggotakan minimal 2 orang dan tentunya harus saling berkomunikasi dan berinteraksi.

      Dapat menghasilkan suatu kebudayaan yang mencirikan wilayah tersebut.

      Memiliki aturan yang harus di patuhi oleh setiap masyarakat yang berada di wilayah tersebut, agar tidak ada masyarakat yang bertindak menyimpang dari peraturan yang telah di buat.[1]

  1. Dampak Pertumbuhan Penduduk di Indonesia

ü  Pengaruh pertumbuhan penduduk terhadap kemiskinan

Indonesia merupakan sebuah Negara kepulauan yang terdiri dari beribu-ribu pulau besar dan kecil dengan luas tabah kira-kira 2 juta km² dan jumlah penduduk yang ke empat terpadat di dunia setelah China, India,dan Amerika.

Sebagaimana diketahui perubahan angka pertumbuhan penduduk disebabkan oleh unsur-unsur sebagai berikut :

  1. Fertilitas
  2. Mortalitas
  3. Migrasi

Ø  Fertilitas atau kelahiran merupakan salah satu faktor penambah jumlah penduduk disamping migrasi,jumlah kelahiran setiap tahun di Indonesia masih besar, jumlah bayi yang lahir setelah tahun 2000 masih tetap banyak jumlahnya tiap-tiap tahun jumlah kelahiran bayi di Indonesia mencapai sekitar 4,5 juta bayi

Ø  Mortalitas atau kematian merupakan salah satu dari 3 faktor demogarafis selain fertilitas dan migrasi, yang dapat mempengaruhi jumlah dan komposisi umur penduduk, factor social ekonomi seperti pengetahuan tentang kesehatan, gizi dan kesehatan lingkungan, serta kemiskinan merupakan factor individu dan keluarga mempengaruhi mortalitas dalam masyarakat.

Ø  Migrasi adalah merupakan gerak perpindahan penduduk dari satu daerah ke daerah lain dengan tujuan untuk menetap di daerah tujuan, migrasi sering diartikan sebagai perpindahan yang relative permanen dari suatu daerah ke daerah lainnya (orangnya disebut migran).

https://promo-honda.id/mplayer-pro-apk/