Pengertian Hadats kecil dan tata cara taharahnya

Pengertian Hadats kecil dan tata cara taharahnya

Pengertian Hadats kecil dan tata cara taharahnya

Pengertian Hadats kecil dan tata cara taharahnya
Pengertian Hadats kecil dan tata cara taharahnya

Sebelum kita membahas tentang pengertian hadats kecil marilah terlebih dahulu kita mengetahui pengertian dari hadatas secara umum. Apa yang sebenarnya disebut dengan hadats itu?

Dari segi bahasa hadats artinya perkara yang baru adapun menurut istilah syar’i hadats adalah keadaan seseorang yang dianggap tidak suci menurut agama. Orang yang sedang berhadats berarti orang tersebut dalam keadaan tidak suci walaupun bersih dari kotoran.

Pengertian Hadats kecil dan tata cara taharahnya

Orang yang akan megerjakan shalat atau thowaf maka dia harus berwudhu terlebih dahulu apabila berhadats kecil dan harus mandi apabila berhadats besar, seperti mana pada sabda nabi muhammad.saw :

“allah.swt tidak akan menerima shalat seseorang apabila ia berhadats sehingga ia berwudhu (HR. Bukhari, muslim, Abu Dawud, dan tirmidzi)”

Pengertian hadats kecil

Hadats kecil yaitu hadats yang cara menyucikannya bisa dengan berwudhu atau tayamum, menurut jumhur ulama yang termasuk hadats kecil di antaranya adalah sebagai berikut :
Hilang kesadarannya atau hilang akal, seperti tidur, gila atua pingsan
Kelurnya sesuatu dari dua pintu yaitu qubul dan dubur baik berupa benda padat, cair atau angin
Dengan sengaja bersentuhan kulit antara laki-laki dan perempuan yang sudah baligh dan bukan mahram
Menyentuh atau memagang alat fitalnya (kemaluan) sendiri atau orang lain dengan jari atau telapak tangan tampa alas. Rasulullas.saw bersabda :
“barang siapa menyentuh kemaluannya hendaklah ia berwudhu (HR. Lima ahli hadist)”
Wudhu atau tayamum adalah cara bersuci yang diajarkan agama islam. Setiap orang yang hendak melaksankan shalat atau thowaf apabila berhadats kecil. Wajib berwudhu terlebih dahulu.

Artikel terkait lainnya : Macam-macam najis dan tata cara Taharahnya serta manfaat dan hikmah bersuci dari najis

Bagi seseorang yang berhalangan menggunakan air (misalnya , sakit atau tidak mendapatkan air) wudhu tersebut boleh diganti dengan tayamum.

Tata cara bersuci dari hadats kecil

Tata cara bersuci dari hadats kecil ada dua macam yaitu dengan cara berwudhu dan bertayamum. Untuk bersuci dengan cara tayamum hanya dapat dilakukan ketika tidak menjumpa air sama sekali atau dalam keadaan darurat seperti sakit, tayamum merupakan cara bersuci dari hadats kecil pengganti wudhu dengan catatan tidak menjumpai air / dalam kedaan darurat (sakit).

Nah, sekarang kamu sudah tahu bukan mengenai pengertian Hadats kecil dan tata cara taharahnya (bersuci).

Orang yang berhadats dapat diartikan keadaan dirinya tidak suci walaupun seluruh bagian tubuhnya bersih atau terhidari dari kotoran.

Jikalau hadats itu hanya katagori hadatas kecil dapat menyukian dirinya dengan wudhu dan tayamum. Sedangkan untuk hadats besar dengan mandi.

Pernahkah kamu mendegar mengenai cerita tentang bilal.ra dimana terompah bilal.ra sudah terdengar di surga, padahal pada saat itu jibril masih hidup didunia.

Apa sih amalan bilal.ra sehingga terompahnya saja sudah ada di dalam surga?

Ternyata bilal.ra adalah orang yang selalu menjaga dirinya tetap suci yaitu ia selalu menajaga wudhunya dari segala yang membatalkannya, setiap batal ia berwudhu sehigga dirinya selalu dalam keadan suci dari hadatas. Orang yang selalu menjaga wudhunya berarti ia mejaga dirinya untuk tetap suci.

Semoga artikel yang singkat ini dapat menambah ilmu dan pengetahuan anda mengenai hadats kecil, sampai jumpa lagi pada artikel islami lainnya.

Baca Juga: