Pengenalan Penyakit VSD

Pengenalan Penyakit VSD

Pengenalan Penyakit VSD

Pengenalan Penyakit VSD

Penyakit Vascular Streak Diaback (VSD) disebabkan oleh jamur Oncobasidium theobromae Talbot et Keane.
Penyakit telah dikenal di Malaysia Barat sejak tahun 1956. Seterusnya pada tahun 1960 penyakit ditemukan di Papua Nugini, dan pada tahun 1970 di sabah.
Di Malaysia penyakit menimbulkan kerugian 10-35% (Chan dan Wazir, 1976), sedang di Papua Nugini 25-40% (Byrne,1976).
Shepherd, (1977) mengatakan di Malaysia kerugian hasil karena penyakit VSD diduga mencapai 3-60 persen.
Di Indonesia untuk pertama kali ditemukan di Pulau Sebatik, di perbatasan antara Sabah dan Kalimantan Timur, pada tahun 1983.
Pada tahun 1984 penyakit ditemukan di Maluku dan Sulawesi Tenggara
Pada tahun1985 mendadak VSD ditemukan di Perkebunan Bunisari-Lendra. Garut, Jawa Barat. Setelah dilakukan pengamatan dengan teliti diketahui bahwa VSD juga sudah terdapat di Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Menurut Pawirosoemardjo dan Purwantara (1992) VSD telah ditemukan di Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur. Kal Timur, Sulawesi Utara dan Tenggara, Maluku, dan Irian Jaya.

Gejala serangan VSD

Ada kelihatan daun menguning atau telah mengering disela-sela daun yang masih segar.
Ada ranting yang tidak berdaun ditengah (ompong)
Tangkai daun kelihatan berwarna coklat karena mati jaringan.Kadang-kadang (bila disayat) kelihatan jelas 3 noktah coklat kehitaman.
Pada ranting bekas melekatnya tangkai daun kelihatan ada 3 noktah (titik) berwarna coklat kehitaman.
Jaringan pada noktah ini adalah tempat masuknya jamur dari daun ke ranting.
Gejala terlihatnya 3 noktah pada bekas duduk tangkai daun.
Gejala ini mudah dilihat bila bekas duduk tangkai daun disayat dengan pisau.
Bila ranting dibelah kelihatan jaringan kayu berwarna coklat kehitaman (strike).

Baca juga: Cara Mengawinkan Ikan Cupang

Dapat dilihat batas serangan pada kayu. Serangan biasanya ditengah ranting bukan diujungnya. Serangan dimulai dari kayu, air tidak lancar ke daun dan ranting mati.
Bedakan dengan antraknos. Pada antraknos serangan pada ujung ranting dan dimulai dari kulit kemudian ke kayu.
Bila kulit kayu dikelupas dapat dilihat jamur masuk dari tempat bekas duduk tangkai daun.
Pengendalian dengan fungisida kimia dan ZPT produk Sygenta (Merk dagang : Amistratop;).
Di tengah ranting yang terserang daunnya ompong (gugur bukan karena sudah tua).
Sebelum gugur, daun menguning seperti kurang kalsium.
Daun pada pangkal dan ujung ranting masih hijau segar.
Gejala daun menguning dan ranting ompong.
Gejala daun menguning seperti kekurangan kalsium.
Daun yang telah menguning segera gugur ke tanah.

Klon terserang VSD

Klon yang terserang meliputi jenis TSH, RCL dan jenis lain.
Petani dan petugas pemandu kakao yang berpengalaman dalam VSD di Sulawesi.
Klon RCL yang terserang.
Petani dan petugas peninjau.