Pengaruh Gadget

Pengaruh Gadget

Pengaruh Gadget

Pengaruh Gadget

Gadget adalah kemajuan teknologi yang banyak digandrungi orang dari semua kalangan usia. Gadget dalam berbagai kemasan dan perkembangan yang menarik membuat setiap orang ingin memilikinya. Munculnya aplikasi-aplikasi dalam fitur gadget (handphone) yang memberikan kemudahan dalam menembus batas yang dahulu tidak mungkin.

  1. Dampak positif

  2. Mendapatkan informasi yang cepat
  3. Membantu dalam berkomunikasi
  4. Bisnis online yang banyak memberi keuntungan karena dapat melakukan transaksi dagang tanpa bertatapan muka dengan unsur saling percaya.
  5. Informasi pendidikan dan lowongan pekerjaan baik swasta dan pemerintah mudah di akses (didapat)
  6. Memudahkan dalam mencari nyanyian rohani ataupun umum dalam bentuk apa saja termasuk video.
  7. Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru
  1. Dampak Negatif
  2. Pemberian informasi, tanggapan, berita-berita yang belum tentu kebenarannya (hoax) lalu memunculkan banyak kesalahpahaman karena berita yang simpangsiur seperti peristiwa yang sekarang sedang ramai kasus gubernur DKI non aktif.
  3. Jika terlalu lama akan membuat punggung dan mata terasa sakit.
  4. Membuang waktu
  5. Menimbulkan CLBK (cinta lama belum kelar/cinta lama bersemi kembali).
  6. Penggunaan handphone di dalam gereja saat ibadah yang tujuan pertamanya membuka aplikasi Alkitab namun lama kelamaan membuka aplikasi lain seperti FB, WA, IG, Path, dll.[8]

Dunia Pendidikan pun tidak lepas dari sentuhan-sentuhan teknologi canggih, baik untuk mengoptimalkan pembelajaran peserta didiknya maupun untuk kelengkapan fasilitas dan sarana pendukung penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran. Kemajuan-kemajuan teknologi informasi pada saat ini telah mengubah proses pembelajaran di sejumlah institusi pendidikan. Hal ini tidak dapat dipahami karena informasi sudah menjadi indicator bagi kualitas seseorang. Kedekatan dengan sumber informasi akan memudahkan untuk mengakses informasi yang diperlukan. Lembaga pendidikan yang memiliki kelengkapan sumber informasi menjadi harapan dan bahkan banyak diminati oleh anggota masyarakat yang memiliki kesadaran tinggi akan pendidikan.[9]