Pemikiran Auguste Comte mengenai agama humanitas

 Pemikiran Auguste Comte mengenai agama humanitas

Seiring dengan observasi yang dilakukan oleh Comte dalam mencari jalan tengah dia selalu bersentuhan dengan perang terus menerus dan individualitas pada zaman revolusi Perancis, hal itu semakin menentukan arah pemikiran Comte. Pendobrakan dilakukan Comte terhadap realitas sosial yang terus mencoba menghegemoni umat manusia pada zamannya melalui institusi gereja, hal yang kudus dan ketabuan yang dibuat oleh manusia (khususnya, pastur/pendeta/pemuka agama) mendapatkan kritik keras karena menjajakan doktrin, dogma dan  melakukan pembodohan yang berakibat, yang kaya tetap kaya lalu yang miskin akan tetap miskin

Begitupun kesatuan organis terkecil di masyarakat,, mempengaruhi Comte sebagai institusi yang dapat meradiasi pemikiran-pemikiran yang berkembang dalam pembentukan sosial orde pada masyarakat luas. Comte mulai merilis suatu pola dan bentuk penyebaran dari satu sosial orde yang sangat mempengaruhi umat manusia dan kemudian menciptakan agama baru yang sesuai dengan idealismenya yaitu berbentuk agama yang dapat dikatakan sekuler dan lengkap bersama ritus, hari rayanya, pemuka agama serta lambangnya, yang kemudian dinamakn agama humanitas. dimaksudkan untuk memberikan cinta yang lebih terhadap manusia-manusia yang menghasilkan karya dalam sejarah perkembangan manusia.

  1. Implementasi dalam kehidupan sehari-hari

Pemikiran-pemikiran yang diperkenalkan Comte berpengaruh pada kehidupan intelektual.

Menurut Comte setiap ilmu memberikan sumbangan bagi filsafat positif

  1. Ilmu-ilmu diatur sesuai dengan urutannya dalam memberikan sumbangan bagi positivisme: 1. Matematika (arithmatika, geometri, mekanika), 2. Astronomi, 3. Fisika, 4. Kimia, 5. Biologi, 6. Sosiologi, 7. Etika.

baca juga :