Pembentukan Panitia Pengumpulan Al-Qur’an di Masa Utsman

Pembentukan Panitia Pengumpulan Al-Qur’an di Masa Utsman

Pembentukan Panitia Pengumpulan Al-Qur’an di Masa Utsman

Pembentukan Panitia Pengumpulan Al-Qur’an di Masa Utsman
Pembentukan Panitia Pengumpulan Al-Qur’an di Masa Utsman

Pembentukan Panitia Pengumpulan Al-Qur’an

Sahabat Utsman melaksanakan keputusan yang sungguh bijaksana tadi, ia menugaskan kepada empat orang sahabat pilihan, lagi pula hafalannya dapat diandalkan. Mereka tersebut adalab Zaid bin Tsabit, Abdullah bin Zubair, Said Ibnu al-‘Asb dan Abdurrahman Ibnu Hisyam. Mereka semua dari suku Quraisy golongan muhajirin kecuali Zaid Ibnu Tsabit, dimana ia adalah dari kaum Anshar. Adapun Pelaksanaan gagasan yang mulia ini adalah pada tahun kedua puluh empat hijrah. Utsman berkata kepada mereka yaitu:
إِذَا اخْتَلَفْتُمْ اَنْتُمْ وَ زَيْدٌ بْنُ ثَابِتٍ فِى شَيْءٍ مِنَ الْقُرْاۤنِ فَاكْتُبُوْهُ بِلِسَانِ قُرَيْشٍ, فَإِنَّهُ إِنَّمَا نَزَلَ بِلِسَانِهِمْ.

Artinya:
“Bila kamu berselisih pendapat dengan Zaid bin Tsabit tentag sesuatu dari al-Qur’an, maka tulislah dengan logat Quraisy, karena al-Qur’an diturunkan dalam bahasa Quraisy.”

Tugas panitia

adalah membukukan al-Qur’an, yakni menyalin lembaran-lembaran tersebut menjadi buku. Dalam pelaksanaan tugas ini Utsman menasihatkan supaya:

a. Mengambil pedoman kepada bacaan mereka yang hafal al-Qur’an.
b. Kalau ada pertikaian antara mereka tentang bahasa (bacaan) maka haruslah dituliskan menurut dialek suku Quraisy, sebab al-Qur’an itu diturunkan menurut dialek mereka.
Maka dikerjakanlah oleh panitia sebagai yang ditugaskan kepada mereka, dan setelah tugas itu selesai, maka lembaran-lembaran al-Qur’an yang dipinjam dari Hafshah itu dikembalikan kepadanya. Selanjutnya Utsman mengirim ke setiap wilayah mushhaf baru tersebut dan memerintahkan agar semua al-Qur’an atau mushhaf lainnya dibakar. Zaid berkata: “ketika kami menyalin mushhaf saya teringat akan satu ayat dari surat al-Ahzab yang pernah aku dengar dibacakan oleh Rasulullah, maka kami mencarinya dan kami dapatkan pada Khuzaimah bin Sabit al-Anshari, ayat itu adalah:

مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ رِجَالٌ صَدَقُوْا مَاعَاهَدُوا اللهَ عَلَيْهِ
Artinya:
“Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah.”

Baca Juga: