PASCAPANEN

PASCAPANEN

PASCAPANEN

PASCAPANEN

Setelah panen, terdapat beberapa langkah pasca panen yang dapat dilakukan sebagian ataupun seluruhnya. Perlakuan pasca panen tersebut adalah pengawetan kayu, pengolahan kayu, dan pemasaran kayu. Tidak semua perlakuan ini diperlukan, terutama tindakan pengawetan kayu. Kebanyakan pemilik kayu hanya mengolah, kemudian menjualnya.

  1. Pengawetan Kayu Jabon

Meskipun tingkat kekerasan kayu jabon dibawah kayu jati, dengan metode yang tepat kayu jabon dapat ditingkatkan keawetannya. Secara umum, terdapat 3 metode pengawetan kayu yang dapat digunakan, yaitu perendaman, pengeringan, dan penggunaan senyawa kimia.

  1. a)Perendaman

Perendaman merupakan cara tradisional yang hingga saat ini masih sering digunakan. Cara ini cukup efektif, namun membutuhkan waktu yang relatif lama. Perendaman biasanya berlangsung berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Dengan perendaman, pori-pori kayu menjadi rapat dan kayu menjadi lebih keras. Perendaman membuat kayu lebih awet dan lebih tahan terhadap gangguan rayap, kumbang, dan jamur.

  1. b)Pengeringan
    Keunggulan metode pengeringan adalah waktu yang dibutuhkan lebih cepat dibandingakn dengan perendaman. Namun, keawetan kayu yang dikeringkan tergolong di bawah kayu yang direndam. Pengeringan pada umumnya dilakukan dengan menjemur kayu atau potongan-potongan kayu di bawah sinar matahari selama beberapa hari. Setelah kering, kayu diolah lebih lanjut atau dijual.
  1. c)Penggunaan Senyawa Kimia

Cara ini mulai banyak dilakukan karena praktis dan murah. Senyawa kimia cukup dioleskan pada kayu sebanyak 5-6 kali. Senyawa ini biasanya merupakan campuran dari tembaga sulfat, kalium bikromat, dan natrim bikromat, hidrogen boraks, tembaga silika heksa flour, serta amonium bikromat.

 

sumber :

Implosion – Never Lose Hope 1.2.12 APK + Mod