Manfaat Tumbuhan Lumut (Bryophyta)

Manfaat Tumbuhan Lumut (Bryophyta)

Tumbuhan lumut jenis tertentu dapat dimanfaatkan untuk dekorasi ruangan (ornamen tata ruang). jenis lumut lainnya dapat dijadikan bahan obat, sedangkan manfaat tumbuhan lumut yang hidup di hutan dapat menyerap air di musim kemarau dan membantu menahan erosi sehingga dapat mencegah banjir. Selain manfaat tadi, tumbuhan lumut juga dapat dijadikan indikator biologi untuk mengetahui degradasi lingkungan di sekitarnya. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di negera China, terbukti lebih dari 40 jenis lumut telah digunakan masyarakat China sebagai bahan obat-obatan seperti untuk mengobati gatal-gatal dan penyakit lain yang disebabkan oleh bakteri dan jamur.

            Berikut adalah beberapa manfaat tumbuhan lumut bagi manusia:

  1. Dapat dijadikan tanaman pengganti ijuk.
  2. Dapat mencegah terjadinya erosi dan banjir.
  3. Menyediakan cadangan air karena dapat meyerap air di musim kemarau.
  4. Lumut jenis tertentu dapat dijadikan sebagai obat seperti obat hati, penyakit mata, dan kulit.
  5. Dapat dijadikan antibakteri, antikanker, dan antiseptik.
  6. Dapat membantu menghilangkan racun akibat gigitan ular.
  7. Dapat dijadikan sebagai obat luka bakar.
  8. Sebagai obat untuk merangsang pertumbuhan rambut.

Sebagai tumbuhan tingkat rendah, lumut memiliki fungsi yang tidak kalah penting dibanding tumbuhan lain. Beberapa jenis Bryophyta selain berfungsi sebagai tumbuhan perintis, juga bermanfaat untuk pengobatan dan bernilai estetis sebagai tanaman hias. Beberapa jenis lumut memiliki manfaat dalam dunia kesehatan.  Untuk mengenal manfaat tumbuhan lumut lebih jauh dapat dilihat dari potensi yang dikandungnya, diantaranya ekstrak lumut dapat digunakan sebagai antikanker, antibakteri, antifungi, antifidan(tidak dimakan oleh serangga), mengobati darah tinggi, epilepsi, sebagai antiseptik, penyakit kulit, mengobati luka bakar, luka sayatan, mengobati penyakit jantung, menumbuhkan rambut, menghilangkan racun akibat gigitan ular, sebagai pendegradasi logam berat yang banyak terkandung dalam tanah pertanian. Tumbuhan lumut yang sudah dikenal manfaatnya sebagai obat-obatan terbagi atas dua golongan yaitu lumut hati dan lumut daun. Beberapa tumbuhan lumut tersebut antara lain:

  1. Marchantia polymorpha dikenal juga dengan lumut hati, jenis tersebut dapat digunakan sebagai obat hepatitis, menghilangkan racun akibat gigitan ular.
  2. Conocephalum conicum, juga termasuk lumut hati, berfungsi sebagai antibakteri, antifungi, mengobati luka bakar dan luka luar.
  3. Frullania tamarisci, merupakan lumut hati yang dapat digunakan sebagai obat antiseptik.
  4. Fissidens japonicum, merupakan lumut daun, dapat digunakan untuk membantu pertumbuhan rambut.
  5. Rhodobryum giganteum, merupakan jenis lumut daun yang dapat mengobati tekanan darah tinggi dan sebagai sedatif atau obat bius.
  6. Cratoneuron filicinum, termasuk lumut daun yang mengandung senyawa untuk mengobati penyakit jantung.
  7. Haplocladium catillatum, merupakan lumut daun, yang berguna untuk mengobati mengobati pneumonia.

BAB III

PENUTUP

  1. Kesimpulan

Kesimpulan dari makalah ini adalah sebagai berikut:

  1.  Lumut adalah tumbuhan kecil yang sering kita lihat menempel di pepohonan, bebatuan atau di atas tanah.
  2. Umumnya lumut berwarna hijau dengan bulu-bulu halus yang terdapat disetiap bagian tumbuhnya. Hidup di rawa-rawa atau tempat yang lembab. Ukuran tinggi tubuh ± 20 cm. Daun lumut tersusun atas selapis sel berukuran kecil mengandung kloroplas seperti jala, kecuali pada ibu tulang daunnya dan sebagainya.
  3. Klasifikasi Bryophyta (lumut) antara lain Lumut daun / Musci, Lumut tanduk (Anthocerotaceae) dan Lumut hati (Hepaticeae).
  4. Reproduksi  lumut  bergantian  antara  seksual  dengan  aseksualnya, reproduksi  aseksualnya dengan  spora  haploid  yang  dibentuk  dalam  sporofit,  sedangkan  reproduksi  seksualnya  dengan membentuk gamet -gamet, baik gamet jantan maupun gamet betina yang dibentuk dalam gametofit.

sumber ;

https://albeiroarciniegas.com/kingsman-apk/