Konstitusi pada Negara Komunis

 Konstitusi pada Negara Komunis

 Konstitusi pada Negara Komunis

Komunis tidak hanya merupakan system politik yang menjadi dasar bagi konstitusi di Republik Rakyat Cina, tetapi juga mencerminkan suatu gaya hidup yang berdasarkan nilai-nilai tertentu, antaralain:

 Konstitusi pada Negara Komunis

  • Gagasan monoisme (sebagai lawan dari pluralisme)

Gagasan ini menolak adanya golongan-golongan di dalam masyarakat sebab dianggap bahwa setiap golongan yang berlainan aliran pemikirannya merupakan perpecahan. Oleh sebab itu, persatuan harus dipaksakan dan oposisi ditindas.

  • Kekerasan di pandang sebagai alat yang sah guna mencapai komunisme

Pelaksanaan pemaksaan dipakai dalm dua tahap. Pertama, terhadap musuh diselenggarakan suatu diktatur yang kejam dimana oposisi dimusnahkan sampai ke akar-akarnya. Kedua, bagi pengikutnya sendiri yang kurang insaf, diimdoktrinasi secara luas, terutma ditujukan kepada angkatan muda.

  • Negara merupakan alat untuk mencapai komunisme Alat kenegaraan, seperti polisi, tentara, kejaksaan dipakai untuk diabadikan kepada pencapaian komunisme (mobilization system). Campur tangan Negara sangat luas dan mendalam dibidang politik, ekonomi, social, dan budaya. Di bidang hukum, tidak dipandang sebagai “a good in itself ” akan tetapi sebagai alat revolusi untuk mencapai masyarakat komunis.
  1. Mekanisme konstitusional demokrasi rakyat (ala komunis) Menurut istilah komunis, demokrasi rakyat adalah “bentuk khusus demokrasi yang memenuhi fungsi diktatur proletar”. Bentuk khusus ini tumbuh dan berkembang di Negara-negara Eropa Timur (sebelum runtuhnya Uni soviet tahun 1991) dan di Tiongkok (RRC). Khusus di Republik Rakyat Cina, sebagai hasil perkembangan politik yang amat kaku dan penuh ketegangan antara golongan komunis dan golongan antikomunis, pada akhirnya hanya diakui adanya satu partai dalam masyarakat (golongan-golongan lain disingkirkan dengan paksa).
  2. Lembaga-Lembaga kenegaraan Republik Rakyat Cina berdiri pada tahun 1949 dengan menumbangkan Dinasti Ching. tetapi baru padatahun 1954, secara mapan Konstitusi Cina ditetapkan dalam Kongres Rakyat Nasional yang menyebutkan antara lain “bahwa demokrasi rakyat dipimpin oleh kelas pekerja dalam hal ini dikelola oleh partai Komunis Cina sebagai inti kepemimpinan pemerintahan” .
  3. Ketua PKC dan Sekjen PKC Organ administartif utama (Dewan Negara) yang terdiri dari Perdana Menteri (PM), wakil-wakil PM,dan keala-kepala dari semua lementerian dan komisi. Tugas pokok : Pemegang Kekuasaan Eksekutif yang mencakup:
  4. Mengatur mengendalikan seluuh struktur administrative dan bersama-sama degan badan-badantertinggi PKC menyelenggarakan pemerintahan Cina.
  5. Berperansebagai penerjamah keputusan-keputusan partai kedalam tindakan-tindakan Negara menjanjikannya sebagai lembaga yang dibentuk oleh konstitusi.
  6. Konggres Rakyat Cina (KRC) Disebut organ wewenang Negara tertinggi dan pemegang wewenang legislative satu-satunya dalamNegara.Tugas Pokok :
  7. Forum untuk mempelajari, mendukung, dan mengesahkan tindakan-tindakan pimpinan pusat .
  8. Melambangkan dukungan rakyat dan menghormati wakil-wakil terpilih yang secara politik disukai.
  9. Mahkamah Rakyat Tertinggi dan Kejaksaan Rakyat Tertinggi Bagian terakhir kerangka kerja pemerintah pusat. Tugas Pokok  pemegang kekuasaan Yudikatif, yang mencakup antara lain :
  10. Kejaksaan mempunyai kekuasaan yang bebas, termasuk penyidikan, penuntuan, dan pengawasan secara umum terhadap semua organ Negara, termasuk pengadilan-pengadilan.
  11. Kekuasaan Yudikatif dijalankan secara bertingkat kaku oleh pengadilan rakyat..
  12.  Pengadilan Rakyat bertanggung jawab kepada kongres rakyat disetiap tingkatan. Namun karena perwakilan rakyat tersebut didominasi oleh Partai Komunis Cina, demokrasi masih sulit terwujud, kendatipun usaha kearah perubahan dilakukan terus menerus dalam rangka reformasi besar-besaran yang dirancangkan mahasiswa dalam rangka mebghadapi era globalisasi dewasa ini.

sumber :

Rayman Adventures 3.7.0 Full Apk + Data for android