Faktor-faktor yang seharusnya digunakan pada kewibawaan pendidik

Faktor-faktor yang seharusnya digunakan pada kewibawaan pendidik

        1).  Dalam menggunakan kewibawaannya itu hendaklah di dasarkan atas perkembangan anak itu sendiri sebagai pribadi, pendidik hendaklah mengabadi kepada pertumbuhan anak-anak yang belum selesai perkembangannya. Dengan kebijaksanaan pendidik hendaklah anak dibawa kearah kesanggupan memakai tenaganya dan pembawaannya yang tepat, jadi wibawa pendidikan itu bukanlah bertugas memerintah melainkan mengamati serta memperhatikan serta menyesuaikannya pada perkembangan dan kepribadian masing-masing anak.

        2).  Pendidik hendaklah memberi kesempatan kepada anak untuk bertindak atas inisiatif sendiri. Kesempatan atau keleluasaan hendaklah makin lama makin diperluas sesuai dengan perkembangan dan bertambahnya umur anak. Anak harus diberi kesempatan cukup untuk melatih diri bersikap patuh, karena sianak dapat bersikap tidak patuh. Jadi, dengan wibawa itu pendidik berangsur-angsur mengundurkan diri sehingga akhirnya tidak diperlukan lagi. Mendidik anak berarti mendidik untuk dapat berdiri sendiri.

        3).  Pendidik hendaknya menjalankan kewajibannya itu atas dasar cinta kepada si anak. Ini berarti bermaksud hendak berbuat sesuatu untuk kepentingan sianak. Jadi, bukannya memerintah atau melarang untuk kepentingannya sendiri. Cinta itu perlu bagi pekerjaan mendidik. Sebab dari cinta atau kasih sayang itulah timbul kesanggupan selalu bersedia berkorban untuk sang anak, selalu memperlihatkan kebahagiaan anak yang sejati.

baca juga :

https://bobhenneman.info/seva-mobil-bekas/