Definisi Komunikasi

Definisi Komunikasi

Komunikasi adalah proses hubungan timbal balik antara komunikator (penyampai pesan) kepada komunikan (penerima pesan) berupa pesan baik secara verbal (lisan) maupun non verbal (simbol, kode, atau gambar) dengan tujuan agar pesan tersampaikan dengan efektif

Definisi Persuasi.

Persuasi atau persuasif adalah bentuk komunikasi yang digunakan untuk mempengaruhi dan meyakinkan orang lain. Melalui persuasi, setiap individu mencoba berusaha mempengaruhi kepercayaan dan harapan orang lain. Pada dasarnya, persuasi adalah upaya menyampaikan informasi dan interaksi antar manusia dalam kondisi dimana kedua belah pihak bersama memahami dan sepakat untuk melakukan sesuatu yang penting bagi keduanya. Persuasi merupakan salah satu strategi yang dapat digunakan agar pesan yang ingin disampaikan dimengerti dan dipercayai orang lain.

2.3    Definisi Komunikasi Persuasi.

Adapun pengertian komunikasi persuasif menurut para ahli, diantaranya.

  1. Kenneth E. Anderson (1972:218), menyatakan bahwa persuasif adalah proses komunikasi antar individu dimana komunikator mengunakan simbol-simbol untuk mempengaruhi pikiran si penerima sebagai dengan sendirinya, komunikator dapat merubah tingkah laku dan perbuatan audienns.
  2. Menurut Erwin P. Betinghaus dalam bukunya “persuasif communication 1973 : 10” menjelaskan bahwa mempengaruhi pemikiran dan perbuatan seseorang, hubungan aktivitas antara pembicara dan pendengar dimana pembicara berusaha mempengaruhi tingkah laku pendengar melalui perantara pendengaran dan penglihatan.
  3. Dalam buku Komunikasi Antarmanusia, De Vito menjelaskan komunikasi persuasif sebagai komunikasi yang mengetengahkan pembicaraan yang sifatnya memperkuat, memberikan ilustrasi dan menyodorkan informasi kepada khalayak. Akan tetapi tujuan pokoknya adalah menguatkan atau mengubah sikap dan perilaku, sehingga penggunaan fakta, pendapat dan himbauan motivasional harus bersifat memperkuat tujuan persuasifnya.

Jadi, komunikasi persuasi adalah bentuk komunikasi komunikator kepada komunikan untuk mempengaruhi pikiran dan perbuatan seseorang yang bersifat memperkuat menguatkan atau mengubah perilaku, fakta, dan pendapat

2.4    Teori Perubahan Sikap.

Perubahan sikap adalah perubahan sikap yang terjadi karena perbedaan sikap individu dalam menanggapi suatu rangsangan baik dari dalam atau maupun luar yang di pengaruhi oleh lingkungan dan kebudayaan. Perubahan sikap itu terjadi dari waktu ke waktu tergantung pada sikap individu tersebut. Contoh: Budi yang sedang enak menikmati secangkir kopi lalu tiba-tiba datang temannya dan menumpahkan kopi tersebut, lalu Budi hanya bersikap “diam saja” maksud dari hal itu bukan berarti budi tidak bersikap, namun perwujudan sikap budi hanya diam.

2.5    Teori Belajar.

Teori belajar merupakan suatu kegiatan seseorang untuk mengubah perilaku mereka. Seluruh kegiatan belajar selalu diikuti oleh perubahan yang meliputi kecakapan, keterampilan dan sikap, pengertian dan harga diri, watak, minat, penyesuaian diri dan lain sebagainya. Perubahan tersebut meliputi perubahan kognitif, perubahan psikomotor, dan perubahan afektif. Contohnya, seorang anak yang belajar dengan giat dan dapat menjawab semua pertanyaan dalam ulangan atau ujian, maka guru tersebut memberikan penghargaan pada anak itu dengan nilai yang tinggi, pujian, atau hadiah. Berkat pemberian penghargaan ini,  maka anak itu akan belajar lebih rajin dan lebih bersemangat lagi untuk mengulang agar mendapat penghargaan lagi.

Sumber: https://multiply.co.id/