Ciri-ciri Penelitian Expost Facto

  Ciri-ciri Penelitian Expost Facto

Adapun ciri-ciri penelitian expost facto adalah sebagai berikut :

  1. Data dikumpulkan setelah semua peristiwa terjadi.
  2. Variabel terikat ditentukan terlebih dahulu, kemudian merunut ke belakang untuk menemukan sebab, hubungan, dan maknanya.
  3. Penelitian expost facto dilakukan jika dalam beberapa hal penelitian eksperimen tidak dapat dilaksanakan, hal tersebut adalah :
  4. Jika tidak mungkin memilih, mengontrol, dan memanipulasi faktor-faktor yang diperlukan untuk meneliti hubungan sebab akibat secara langsung
  5. Jika kontrol semua variabel kecuali independent tunggal, tidak realistik, dan artificial, mencegah interaksi yang normal dengan variable lain yang mempengaruhi.
  6. Jika kontrol secara laboratori untuk beberapa tujuan tidak praktis, dari segi biaya dan etik dipertanyakan.
  1. Jenis-jenis Penelitian Expost Facto

  2. Penelitian Korelasi

Penelitian korelasi adalah suatu penelitian yang melibatkan tindakan pengumpulan data guna menentukan, apakah ada hubungan dan tingkat hubungan antara dua variabel atau lebih. Adanya hubungan dan tingkat variabel ini penting, karena dengan mengetahui tingkat hubungan yang ada, peneliti akan dapat mengembangkannya sesuai dengan tujuan penelitian.  Penelitian korelasi bertujuan untuk menemukan ada tidaknya hubungan dan apabila ada, berapa eratnya hubungan serta berarti atau tidak hubungan itu.

Penelitian korelasi mempunyai tiga karakteristik penting untuk para peneliti yang hendak menggunakannya. Tiga karakteristik tersebut, di antaranya adalah:

  1. Penelitian korelasi tepat jika variabel kompleks dan peneliti tidak mungkin melakukan manipulasi dan mengontrol variabel seperti dalam penelitian eksperimen,
  2. Memungkinkan variabel diukur secara intensif dalam setting lingkungan nyata
  3. Memungkinkan peneliti mendapatkan derajat asosiasi yang signifikan.

Penelitian korelasi mencakup kegiatan pengumpulan data guna menentukan adakah hubungan antarvariabel dalam subjek atau objek yang menjadi perhatian untuk diteliti. Jika ada, berapa derajat hubungan antara dua variabel atau lebih, derajat hubungan biasanya diekspresikan sebagai koefisien korelasi yang diberi simbol matematika (r).  Hubungan variabel tersebut biasanya dinyatakan dalam harga yang mempunyai nilai dari -1 sampai +1. Nilai negative atau (-) menunjukkan arah variabel bertolak belakang. Nilai positif (+) menunjukkan arah perubahan dua variable pada arah yang sama.

baca juga :