Cara Ternak Burung Kenari dalam 6 Langkah Mudah

Cara Ternak Burung Kenari dalam 6 Langkah Mudah

Cara Ternak Burung Kenari dalam 6 Langkah Mudah

 

Cara Ternak Burung Kenari dalam 6 Langkah Mudah

Burung kenari sempat menjadi burung yang populer baik lokal maupun internasional. Harga burung kenari bisa dibilang cukup stabil mulai dari harga yang mahal dan juga yang murah, meskipun sekarang sudah berbeda. Hari demi hari makin banyak saja pemula yang mulai mencoba untuk beternak buruk kenari, mereka menganggap potensi budidaya burung kenari memiliki masa depan yang cerah di masa depan.

Lalu Mengapa mereka memilih burung kenari? Alasannya cukup bervariasi yang membuat orang memilih untuk beternak burung kenari, tetapi sebagian menganggap bahwa burung kenari akan terus populer dan konsisten sepanjang zaman.

Burung kenari termasuk burung yang disukai banyak orang memiliki tubuh yang mungil dan suara yang lembut dan merdu membuat banyak orang jatuh cinta dan ingin melakukan budidaya burung kenari.

Sebelum Jalan Ternak membagikan cara Beternak buruk kenari khusus pemula, anda sebaiknya mengetahui ciri-ciri burung kenari yang patut diunggulkan, dan berikut uraiannya.

Burung kenari termasuk burung yang mudah beradaptasi (menyesuaikan diri dengan lingkungan baru).
Burung kenari adalah termasuk jenis burung penyanyi atau burung petarung, maka tak heran jika burung ini mendengar burung lain berkicau, maka burung ini pun akan ikut berkicau. Burung ini juga mudah gacor.
Burung kenari juga sangat mudah naik birahinya. Penyebab naiknya birahi pada burung ini bisa oleh karena faktor lain. Seperti, pakan burung kenari kurang variasi. Terkadang dengan sering melakukan penjemuran yang secara berlebihan juga bisa membuat naiknya birahi pada burung kenari. Dan faktor lainnya adalah karena bertemu dengan burung kenari betina.

Setelah anda mengetahui beberapa keunggulan burung kenari maka sekarang saatnya anda mengetahui bagaimana cara ternak burung kenari khusus untuk pemula.

Beberapa poin penting dalam budidaya burung kenari adalah cara mengetahui kelamin pada burung kenari, cara mengetahui usia burung, memperhatikan kandang atau sangkar, dan yang cara melakukan perjodohan. Berikut tips lengkap bagi anda yang ingin mencoba ternak burung kenari.

 

1. Cara Membedakan Kelamin Burung Kenari

Sebelum anda mulai beternak burung kenari terlebih dahulu anda harus mengetahui mana burung jantan dan mana betina. Cara membedakannya pun cukup mudah, pada usia satu bulan biasanya burung kenari jantan sudah mulai dipisah oleh induknya dan juga sering mengeluarkan bunyi, tetapi tidak untuk kenari betina. Kenari jantan memiliki bentuk tubuh lebih panjang dan betina cenderung memiliki bentuk tubuh lebih bulat. Beberapa orang juga melihat dari bentuk kakinya. Biasanya pada telur yang dianggap jantan memiliki bentuk oval dan agak lonjong, sedangkan telur yang dianggap betina memiliki bentuk bulat.

 

 

2. Cara Mengetahui Usia Burung Kenari

Penting juga bagi seorang peternak untuk mengetahui usia ternaknya, karena dengan begitu kita bisa mengetahui kapan usia yang tepat diberi pakan yang lembut, kasar dll. Selain itu anda juga jadi tahu kapan saatnya burung dikawinkan ataupun dijual. Burung kenari jantan siap dikawinkan pada usia 8 bulan dan 6 bulan pada burung betina. Usia burung kenari merupakan hal yang penting untuk anda ketahui jika ingin beternak kenari.

 

 

3. Kondisi Kandang atau Sangkar

Kondisi kandang juga harus diperhatikan dalam cara ternak burung kenari khusus pemula. Mulai dari ukuran, letak sangkar, dan juga kebersihanya. Pilihlah ukuran sangkar yang standar, dan jangan memilih sangkar yang terlalu sempit karena bisa membuat burung kenari menjadi stres. Letakkan pada tempat yang tepat misalnya di sudut tembok, ini bertujuan agar kandang tidak mudah goyah. Jauhkan dari keramaian, karena bisa mengganggu kenari dewasa saat mengerami telurnya. Jangan lupa juga pastikan lokasi kandang bebas dari semut, serangga, maupun hewan lainnya yang bisa mengganggu proses ternak kenari. Jangan lupa pula untuk selalu menjaga kebersihan kandang, jika kandang sudah dirasa kotor maka segera bersihkan.

 

 

4. Melakukan Perjodohan

Proses perjodohan adalah proses yang sangat penting dalam upaya budidaya burung kenari khusus pemula. Proses perjodohan harus dilakukan secara tepat. Lakukanlah perjodohan dengan meletakkan induk jantan dan betina pada sangkar perjodohan, yaitu sangkar yang memiliki sekat pemisah antara kenari jantan dan betina, hal ini bertujuan agar mereka bisa saling mengenal dan kemudian akan menjadi terbiasa saat disatukan dalam satu kandang nantinya. Selain dengan memberikan sekat, ada juga proses perjodohan yang dilakukan secara langsung disatukan dalam satu kandang, namun cara ini harus memperhatikan indukan betina, apabila benar-benar sudah siap untuk dikawinkan.

 

 

5. Proses Mengerami

Ketika sudah sampai pada tahap ini, maka burung kenari harus sudah ada dalam sangkar yang tepat, yaitu kandang yang sudah memiliki tempat untuk mengerami telurnya, dan dipasaran sangkar jenis ini juga biasanya mudah ditemukan. Proses mengerami telur ini juga proses yang menjadi penentu keberhasilan ternak burung kenari untuk pemula, proses mengerami telur terjadi dalam waktu 12 hingga 14 hari, kondisi cuaca dan udara juga memengaruhinya. Biasanya para peternak akan menambahkan lampu 5 watt kedalam sangkar untuk membantu menghangatkan suhu didalam sangkar. Jika sudah melebihi 12 hari maka satu per satu telur akan mulai menetas, umumnya semua telur menetas berselang satu hari. Jika sudah sampai disini maka pisahkan kenari jantan. Jangan lupa juga untuk memberikan makanan extra agar anakan kenari bisa tumbuh dengan baik.

 

 

6. Menjaga Kesehatan Burung Kenari

Selalu jaga kesehatan burung kenari anda, bila perlu berikan obat kenari alami agar kenari kebal dari serangan penyakit. Memandikan burung kenari secara rutin setiap hari juga wajib dilakukan, selain membuat kenari lebih prima tetapi juga akan membuat burung kenari gacor. Kenari yang gacor adalah keinginan semua penghobi burung bersuara merdu ini.

 

 

Sumber : https://anekabudidaya.com/