Akibat Faktor Manusia

Akibat Faktor Manusia

Akibat Faktor Manusia

Akibat Faktor Manusia

Beberapa bentuk  kerusakan lingkungan hidup karena faktor manusia antara lain :

  1. Terjadinya pencemaran (pencemaran udara, air, tanah, dan suara) sebagai dampak adanya kawasan industri
  2. Terjadinya banjir, sebagai dampak buruknya drainase atau sistem pembuangan air dan kesalahan dalam menjaga daerah aliran sungai dan dampak pengrusakan hutan
  3. Terjadinya tanah longsor, sebagian dampak langsung dari rusaknya hutan.

Beberapa ulah manusia yang baik secara langsung maupun tidak langsung membawa dampak pada kerusakan lingkungan hidup antara lain :

  • Penebangan hutan secara liar (penggundulan hutan)
  • Perburuan liar
  • Merusak hutan bakau
  • Penimbunan rawa-rawa untuk pemukiman
  • Pembuangan sampah si sembarang tempat
  • Bangunan liar di daerah aliran sungai (DAS)
  • Pemanfaatan sumber daya alam secara berlebihan di luar batas.
  1. Upaya kelestarian Lingkungan Hidup dalam Pembangunan Berkelanjutan

Melestarikan lingkungan hidup merupakan kebutuhan yang tidak bisa di tunda lagi dan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau pemimpin. Pembangunan berwawasan lingkungan adalah usaha meningkatkan kualitas manusia secara bertahap dengan memperhatikan faktor  lingkungan. Pembangunan berwawasan lingkungan dikenal dengan nama pembangunan berkelanjutan merupakan kesepakatan hasil KTT Bumi di Rio de Jeniro tahun 1992. Didalamnya terkandung 2 gagasan penting, yaitu :

  1. a)      Gagasan kebutuhan, khususnya kebutuhan pokok manusia untuk menopang hidup
  2. b)      Gagasan keterbatasan, yaitu keterbatasan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan baik masa sekarang maupun masa yang akan datang.

Adapun ciri-ciri pembangunan berwawasan lingkungan sebagai berikut  :

o   Menjamin pemerataan dan keadilan

o   Menghargai keanekaragaman hayati

o   Menggunakan pendekatan integratif

o   Menggunakan jangka panjang

Beberapa upaya yang dapat dilakukan masyarakat berkaitan dengan pelestrian lingkungan hidup antara lain :

  1. Pelestarian Tanah

       Terjadinya bencana tanah longsor dan banjir menunjukkan peristiwa yang berkaitan dengan masalah tanah. banjir telah menyebabkan pengikisan lapisan tanah oleh aliran air yang disebut erosi yang berdampak pada hilangnya kesuburan tanah serta terkikisnya lapisan tanah dari permukaan bumi. Tanah longsor disebabkan karena tak ada lagi unsur yang menahan lapisan tanah pada tempatnya sehingga menimbulkan kerusakan. Jika hal tersebut dibiarkan terus berlangsung, maka bukan mustahil jika lingkungan berubah menjadi pada tandus. Upaya pelestarian tanah dapat dilakukan dengan cara menggalakan kegiatan menanam pohon atau penghijauan kembali (reboisasi) terhadap tanah yang semula gundul. Untuk daerah perbukitan atau pegunungan yang posisi tanahnya miring perlu di bangun tera sering atau sengke dan, sehingga mampu menghambat laju aliran hujan.

sumber :

Dream Treats – Match Sweets 2.4.5 Apk + Mod for android